Braman Pastikan Rotasi Direksi Dongkrak Kinerja LPDB

Direktur Utama Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (LPDB-KUMKM), Braman Setyo memastikan kebijakan rotasi direksi di lembaganya akan mendongkrak kinerja LPDB. Target penyerapan sebesar Rp 1,5 triliun diyakini dapat tercapai hingga akhir 2017.

"Kita akan kejar target penyerapan. Saya yakin tidak mempengaruhi kelancaran penyerapan dari anggaran. Setelah Oktober kita kebut dengan model-model baru," kata Braman di sela acara serah terima jabatan di kantornya, Jakarta, Rabu (11/10/2017).

Braman mengatakan tingkat penyaluran dana bergulir yang sudah disetujui Komite Pinjaman/Pembiayaan hingga awal Oktober ini sudah mencapai 70 persen dari total target Rp 1,5 triliun. Secara akumulasi realisasi penyaluran dana bergulir sebesar Rp 8,49 triliun kepada 4.298 mitra. Sedangkan tingkat NPL (Indikator Kinerja Utama) sebesar 0,88 persen.

"Pergantian ini bagian dari transformasi LPDB, karena kita sudah memiliki paradigma baru," katanya.

Braman melakukan transformasi yang mencangkup dua hal. Pertama mereview kembali kebijakan yang selama ini dilakukan oleh manajemen lama baik itu menyangkut Standar Operasional Prosedur (SOP), maupun peraturan direksi. Kedua, melakukan perombakan direksi, kemudian disusul pejabat di bawah direksi.

"Dalam minggu depan kita akan melakukan perombakan di bawah level direksi," tukasnya.

Rotasi terjadi di level direksi LPDB-KUMKM. Direktur Umum dan Hukum yang semula dijabat oleh Sutowo digantikan Fitri Rinaldi yang sebelumnya menjabat Direktur Keuangan. Sedangkan Direktur Keuangan dijabat oleh Ahmad Nizar dan Iman Pribadi sebagai Direktur Bisnis.

"Saya melihat pejabat dua dari luar ini bahwa mereka memiliki kompetensi keuangan," ungkap Braman.

Khusus untuk Direktorat Bisnis, dengan dijabat oleh Iman, Braman ingin menjadikan direktorat tersebut sebagai ujung tombak pengembangan bisnis LPDB-KUMKM ke depan bersama Direktorat Pengembangan Usaha. Iman memiliki latarbelakang, pengalaman, serta kemampuan yang mempuni untuk mendukung upaya tersebut.

Iman diharapkan pula membangun jejaring dengan lembaga pembiayaan lainnya sebagaimana yang pernah dilakukan sebelumnya. Karena dengan memiliki jejaring yang kuat, maka penyaluran maupun pengembangan LPDB akan mudah dilakukan.

"Karena selama ini yang sudah saya kembangkan tiga sukses harus benar-benar dilakukan. Pertama sukses penyaluran, sukses pemanfaatan, dan ketiga sukses pengembalian," ucap Braman.

Iman sendiri melihat LPDB-KUMKM sebagai sebuah lembaga yang strategis dalam pengembangan sektor koperasi dan UKM di Indonesia. Karena itu, dalam waktu 3 bulan hingga 1 tahun ke depan, ia akan menggali potensi lembaga ini, serta menjalin komunikasi dengan lembaga lain. Setelah itu baru akan dibuatkan program kerja.

"Kebetulan ini sudah akhir tahun. Tahun depan kita lihat bagaimana eksekusinya," ujar Iman.

Sebagai lembaga pembiayaan, menurutnya ke depan, LPDB-KUMKM harus mengembangkan sumber daya manusia (SDM), baik di internal maupun mitra. Supaya harapan penyaluran dana bergulir tepat sasaran dan dinikmati betul oleh pelaku usaha.

"Kita harapkan semakin banyak mitra semakin banyak yang menikmati dari apa yang diberikan LPDB. Itu pengembangan ekonomi di daerah maupun secara nasional akan semakin baik. Karena ini tujuan besar dari pemerintah untuk meningkatkan sektor riil," pungkas dia.

Selain itu lanjut Iman, LPDB-KUMKM juga harus memanfaatkan teknologi. Dengan teknologi Badan Layanan Umum di bawah Kementerian Koperasi dan UKM ini dapat memberikan pelayanan terbaik bagi mitranya, terciptanya transparansi informasi, dan efisiensi kerja.

"Jadi semua proses dilakukan dengan baik, teknologi juga membantu dalam hal transparansi informasi, semua terbuka baik LPDB maupun mitra. Termasuk pengembangan usaha," tutup dia.

Humas LPDB-KUMKM
www.lpdb.id

Lembaga Pengelola Dana Bergulir - KUMKM

Jl. Letjend. MT. Haryono Kav. 52-53
Jakarta 12770 - Kotak Pos 4370
Telp. 021-7901440, 7990756
Fax. 021-7989746

Copyrights © 2014. LPDB. All Rights Reserved