Dorong Koperasi Go Digital, Upaya LPDB-KUMKM “Tancap Gas” Penyaluran Pinjaman

Jakarta – Kemajuan teknologi informasi yang begitu masif akhir-akhir ini seakan “memaksa” seluruh masyarakat untuk mengikuti perubahan jaman tersebut. Tidak terkecuali para pelaku usaha seperti Koperasi. Koperasi di Indonesia didorong untuk menerapkan dan memanfaatkan teknologi digital agar mampu bersaing di era revolusi industri 4.0.

Seiring dengan hal tersebut, Direktur Utama Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi, Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (LPDB-KUMKM) Supomo mengakui bahwa sistem informasi teknologi (IT) menjadi bagian penting dalam mendukung terciptanya koperasi yang modern. Kepedulian terhadap sistem IT koperasi juga merupakan bentuk dukungan terhadap kebijakan Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki dalam konteks upaya digitalisasi koperasi menuju koperasi modern seiring perkembangan teknologi 4.0.

“Seluruh aspek kehidupan termasuk pengelolaan koperasi diharapkan berbasis digital. Agar kinerja koperasi lebih meningkat dan adaptif terhadap perkembangan teknologi, maka LPDB-KUMKM turut mendorong hal tersebut untuk diutamakan. Hal ini sebagai bentuk dukungan terhadap upaya LPDB-KUMKM dalam memberikan pelayanan yakni proses penyaluran pinjaman/pembiayaan yang lebih cepat, efektif dan efesien,” kata Supomo di sela-sela konferensi pers di Jakarta, Kamis (16/7).

Supomo menambahkan, apabila sistem kinerja koperasi masih manual, hal itu menyebabkan konteks pemberian proses pembiayaan serta analisa bisnis akan memakan waktu lebih banyak dibanding proses digital. Misalnya proses manual yang biasa memakan waktu tiga hari, dapat dipangkas menjadi 1 hari bila melalui teknologi.

“Selain itu, koperasi yang menerapkan digitalisasi dapat mengetahui secara pasti detail dari setiap anggotanya. Antara lain, berapa jumlah anggotanya, letak alamatnya, berapa simpanan pokok dan simpanan wajibnya, tabungannya berapa, hutangnya berapa. Sampai dengan kartu piutangnya pun dapat terlihat jelas,” lanjut Supomo.

Melalui pendataan anggota koperasi, sekaligus pendataan jumlah UMKM yang dikumpulkan secara nasional, Pemerintah akan lebih mudah mendapatkan data yang dibutuhkan apabila ada program-progam yang melibatkan UMKM dan Koperasi di dalamnya.

“Sebagai contoh, modernisasi koperasi yang telah diterapkan KSP Kopdit Obor Mas. Sejak awal proses pengajuan sampai dengan pencairan hanya dibutuhkan 10 (sepuluh) hari kerja. Hal ini disebabkan, data yang tersimpan di IT mereka sudah menerapkan sistem yang canggih. Sehingga saat ditanya, berapa jumlah anggota dan informasi pendukung lainnya, koperasi sudah bisa tinggal satu kali akses sehingga data keluar semua. Melalui digitalisasi informasi Koperasi, angka kemacetan (non-performing loan/NPL) juga dapat cepat diketahui,” papar Supomo.

KSP Kopdit Obor Mas

Ketua KSP Kopdit Obor Mas Andreas M Mbete mengatakan, merasakan dampak mengenai cepatnya proses pengajuan pinjaman/pembiayaan hingga pencairan di LPDB-KUMKM. Meskipun lokasi Koperasi berada jauh di Maumere NTT, dan LPDB-KUMKM berada Jakarta, namun dengan kecanggihan teknologi semua dokumen yang dibutuhkan untuk kelengkapan permohonan pinjaman dapat cepat diberikan karena semua data sudah berbasis digital.

“KSP Kopdit Obor Mas memperoleh kepercayaan mendapat pinjaman dari LPDB-KUMKM sebesar Rp50 Miliar di tahun 2020. Pinjaman ini diprioritaskan untuk anggota-anggota yang memiliki usaha di sektor pertanian, peternakan, nelayan, perdagangan, dan usaha-usaha produktif lainnya,” kata Andreas seraya menyebutkan total asset per 30 Juni 2020 sebesar Rp757 Miliar dan anggota sebanyak 95.249 orang.

Di sisi lain, LPDB-KUMKM tengah mengembangkan infrastruktur modern berbasis digital khususnya untuk format proposal pengajuan pinjaman/pembiayaan LPDB-KUMKM melalui e-proposal. E-proposal yang akan dilaunching di Tasikmalaya tanggal 23 Juli 2020 mendatang, ditargetkan mampu memangkas waktu proses pinjaman, yang sebelumnya harus mendatangi kantor LPDB-KUMKM di Jakarta atau mengirimkan melalui jasa ekspedisi, kini bisa diakses oleh seluruh koperasi di tanah air melalui layanan teknologi digital.

Lembaga Pengelola Dana Bergulir - KUMKM

Jl. Letjend. MT. Haryono Kav. 52-53
Jakarta 12770 - Kotak Pos 4370
Telp. 021-7901440, 7990756
Fax. 021-7989746

Copyrights © 2014. LPDB. All Rights Reserved